Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ksatria IMMawati



Aku seorang anggota Hikmah dari PK IMM FEB Jakarta Selatan pada eranya, disinilah aku mulai mengenal mengambil Hikmah dari apa yang dapat kupelajari ku renungi ku resapi dari IMMawati yang tangguh dan anggun. desir kagum melihat dan mendengar sebuah kisahnya saat bertamu ke daerah-daerah



Ku teriakkan dengan lantang bahwa kita semua (manusia) lahir dari Rahim seorang ibu (perempuan)



kebaikan, ke anggunan, perjuangan lahir dari rahim yang berwarna merah marun seorang perempuan tangguh,maka jika ada manusia yang mencoba merendahkan perempuan maka katakan padanya, “mereka lah kaum perempuan yang melahirkan mu!!!”. Petikan kalimat yang berbunyi jika engkau mengajari mendidik seorang laki-laki maka kau akan membuat peradaban, tapi jika engkau mengajari dan mendidik wanita dengan benar kau akan membuat dua peradaban (zaman nya dan zaman anaknya).



Immawati yang tangguh yang ku temui kala itu sudah tidak pernah lagi tersibukkan dunianya dengan make up, atau me-nari-kan lipstick gincu di bibirnya, dia telah menggetarkan bibirnya dengan kalimat-kalimat penyejuk istigfar, dzikrullah yang terdengar samar setiap detiknya.



Perjuangan beliau seorang IMMawati Tangguhh sebagai aktivis ia mampu menggemparkan dan menggerakkan orang-orang disekitarnya. Melihat canda tawa dan tersenyum dibalik kisah latar belakang beliau, tidak sulit untuk mencari tau seseorang ketika menjadi bidang Hikmah. Desakan ekonomi dari orang tuanya membuat dia semakin tangguh dan kuat untuk menyiapkan roket untuk mengangkat terbang setinggi-tingginya orang-orang yang senasib atau yang membutuhkan bantuan. Dia menahan lapar agar membawakan secarik hadiah setiap beliau berkunjung dari sekretariatnya untuk ke dua orang tuanya.



Denting alunan ayat qur’an yang dibacakannya membuat sang pelukis kisahnya yang menyaksikan dikala itu menggugurkan air matanya, ke merduan seoraang bidang kaderisasi di sebuah komisariat tersebut. Decak kagum seluruh audiens hari itu, kurasakan bersama, perihnya luka, kuatnya hati, sebuah kelas alam pendidikan pada dirinya yang ia tempa membuat dia bagaikan ksatria di zaman ini.



Dia tidak disibukkan dengan dunia masa lalunya, yang aktif pada dunia media sosial, kini dia aktif dalam gerakan kemanusian seperti yang di contohkan oleh KH. Ahmad Dahlan, kecantikannya terpancar melalui kisah latar belakangnya dan dia lah IMMawati tangguh, beliau membuat panti asuhan, mengajari banyak hal, menjadi relawan di salah satu rumah sakit untuk memberikan motivasi kehidupan bersama kawan-kawannya untuk membuat peradaban semakin lebih baik. Aktif dan sangat produktif dalam grakan pemakmuran masjid dan dia juga bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.



Dan sang penulis yakin bahwa begitu banyak kisah Immawati-Immawati tangguh hari ini yang belum saya ketahui pada kisahnya



Darul Arqom menjadikan manufer atau titik balik bagi kader-kader untuk dapat ber hijrah, bertaubat dari tempat gelap gulita layaknya kubangan yang lebih buruk dari lumpur babi menjadi terang menderang, kata-kata pertaubatan lahir dari Darul Arqom dan membuat peta hidup kader-kader menjadi cerah dan mampu mencerahkan



Seorang aktivis perempuan atau yang biasa kita sebut IMMawati telah lahir setiap periodenya, dengan dasar lillah membuat semangat perjuangan pergolakan didalam dirinya semakin ber api-api untuk menebus kisah masa lalunya, belajar perlahan untuk menjadi perempuan yang sesuai dengan Al-Qur’an dan As-sunnah



Kisahkan perjuangan-perjuangan hidden figure dalam tubuh Muhammadiyah “JANGAN SEKALI-SEKALI MENGAKU CINTA TERHADAP ISLAM TANPA TAU MAKNA, ARTI, MERASAKAN PERJUANGAN ISLAM” jika kata islam kita gantikan dengan kata IMM maka Jangan sekali-sekali mengaku atau berkata cinta terhadap IMM tanpa tau makna, arti, merasakan perjuangan aktivis IMM yang bertaqwa dan beriman kepada ALLAH Subahanahu wata’ala



Maka penulis mengajak untuk kita semua terus berjuang dan berkarya demi menjadi manusia yang paling bermanfaat untuk alam semesta dan se isinya. Semoga sama-sama kita diberikan risky dari Allah sesuai kebutuhan kita. Jangan pernah berhenti bermimpi dan berjuang untuk mewujudkan mimpi tersebut. Teruslah ber doa dan berusaha dengan CARA dan NIAT yang di ridhoi Allah.  



Zulfikar
Menteri EKowir BEM UHAMKA | Kabid Ekowir PC IMM JAKSEL
2018-2019

Posting Komentar untuk "Ksatria IMMawati"