Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Artikel


Mengejawentahkan Dakwah Profetik di Era Globalisasi

Oleh : Zulfikar. Memasuki setengah abad, IMM yang usianya 56 tahun ini, siap dalam segala kehadirannya untuk menyikapi problem keummatan yang terjadi di negeri ini. Tantangan IMM yang internal bahkan eksternal. Menurut saya dalam usia IMM yang sudah berada di 56 tahun bahwa IMM dalam berjuang di abad 21 ini menghadapi kompleksitas keadaan yang ada Percaturannya di segala aspek kehidupan mulai menjadi topik yang tak pernah absen dalam perjalanan kehidupan mahasiswa.
Baca selengkapnya

Tinta Emas Kader Muhammadiyah


Hari ini banyak terjadi kader  kader IMM pragmatis yang kehilangan jati dirinya, dalam hal ini kader kader ikatan seperti terbius dengan segudang ragam inovasi hanya mengikuti budaya dan terjebak dalam arus organisasi yang didorong dari kata senior.
Berbincang dengan adik-adikku di IMM membuat selintingan kata yang ia ibaratkan ASS (arahan siap senior atau asal senior senang). 
Baca selengkapnya



Sentilan sentilun kader Ikatan tanfidz 2018 2020

Nyanyi bocah-bocah dibawah purnama terkelilingi bukit-bukit berdiri tinggi telanjang bahkan tunas akar rumput banyak yang enggan tumbuh.
Ku ingat dongeng cerita kakak-kakak ku, lestari indah berseri dimusim semi.
Hari ini Tuhan telah menitipkan di pundak ciptaannya yang masih bernafas.




Refleksi dan Proyeksi IMM (56tahun IMM)

Jejak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sejak periodesasi awal hingga paruh pertama abad 21 kerap menampilkan sosok kepemimpinan profetik. Hal ini tidak terlepas dari IMM sebagai gerakan mahasiswa Islam dan merupakan organisasi yang dipayungi oleh Muhammadiyah sebagai organisasi induknya (Ortom). Tinta sejarah mencatat nama-nama besar seperti; Mohammad Djazman Al-KindiA. Rosyad SholehMoh. Amien RaisSoedibjo MarkoesZainuddin SiallaSofyan Tanjung, dan kawan-kawan adalah sosok yang kerap menampilkan wajah kepemimpinan Islam (profetik) di massa itu.
Baca selengkapnya